| PENGUSAHA SEPATU LOKAL YAKIN KUASAI 70% PASAR DOMESTIK |
|
|
|
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko saat ditemui di sela-sela acara Trade Expo Indonesia, Kemayoran, Rabu (28/10/2009).
Eddy menjelaskan, saat ini kemampuan daya tembus pasar produk lokal di dalam negeri masih mengisi 55%, sedangkan sisanya disumbang produk impor. Optimisme ini kata dia, tidak terlepas dari regulasi permendag No 56 soal pengetatan importasi dan program peningkatan komponen kandungan lokal.
"Tahun depan pangsa pasar produk lokal bisa 70% sekarang masih 55% karena adanya SK permendag," katanya.
Tahun ini saja kata dia, penurunan Sepatu impor telah terasa pada pertengahan tahun, di mana dari total impor produk alaskaki sebesar US$ 760 juta telah mengalami penurunan sebesar 30% dari tahun lalu.
"Untuk ekspor jika kemungkinan tahun ini bisa sama dengan tahun lalu, maka tahun depan bisa melejit hingga 20%, karena pabrik-pabrik sedang melakukan perluasan," katanya.
Ia memperkirakan, total ekspor produk alas kaki Indonesia pada tahun ini bisa mencapai US$ 1,8 miliar, di mana sebanyak 70% masih didominasi produk sepatu sport dan sisanya 30% non-sport. Secara bertahap komposisi itu akan terus diubah menjadi 50% sepatu sport dan 50% non-sport.
"Kedepannya nanti komposisi sport 60-40% sampai 50-50%. Sehingga lokal konten kita maju, seperti karet, kulit," jelasnya.
|
PEMBAYARAN LEWAT BANK MANDIRI
No Rek : 131.000.619.8230
KCP Ujung Berung Bandung
a/n Iyan Sopian
Klik Gambar Logo di Atas
Untuk Membuka Internet Banking Bank Mandiri
(Mohon konfirmasikan pembayaran Anda
ke Kontak Telp Kami di atas)
PEMBAYARAN LEWAT BANK BCA
No Rek : 283.053.7344
KCP Ujung Berung Bandung
a/n Iyan Sopian
Klik Gambar Logo di Atas
Untuk Membuka Internet Banking Bank BCA
(Mohon konfirmasikan pembayaran Anda
ke Kontak Telp Kami di atas)